
Tak ada lagi sogok-sogokan dalam birokrasi pemerintahan. Jangan ada lagi suap-menyuap di kalangan elit politik dan pimpinan pemerintah. Sehingga rakyat sejahtera tanpa berbondong-bondong anak-anak muda putus sekolah kemudian jadi pengangguran.
Selain lewat lagu pembuka, "Nocturno", gambaran jelas tentang kondisi Indonesia yang penuh tipu-tipu, maraknya korupsi dan pengangguran itu juga dihadirkan Kantata Barock lewat lagu "Balada Pengangguran". Wajah seorang Gayus pun kemudian muncul sebagai latar panggung dalam selembar uang seribu rupiah dan berjubah astronot.

Selepas itu, masih dengan konteks pemimpin "narsis", Sawung Jabo maju ke muka melantunkan "Badut" dari album Swami. Penonton sontak bernyanyi membentuk koor yang bergemuruh di seisi stadion.
0 comments:
Post a Comment